ASQINEWS.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal dengan sapaan Haji Isam di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas perkembangan investasi di sejumlah sektor strategis, mulai dari pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, hingga logistik.
Pertemuan Teddy dan Haji Isam berlangsung di tengah dorongan pemerintah untuk memperkuat investasi dan mempercepat hilirisasi sebagai bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi di dalam negeri.
Informasi mengenai pertemuan tersebut disampaikan Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram resminya. Dalam unggahan tersebut disebutkan, pembahasan juga berkaitan dengan upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Haji Isam diketahui merupakan pengusaha yang memiliki aktivitas usaha di berbagai sektor, termasuk bidang yang menjadi perhatian dalam agenda pemerintah terkait investasi dan hilirisasi.
Pemerintah Dorong Iklim Investasi
Dalam pertemuan tersebut, Sekretariat Kabinet menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif.
Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai penting untuk mempercepat berbagai agenda ekonomi, khususnya hilirisasi yang bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.
Pemerintah juga mendorong agar investasi tidak berhenti pada kegiatan produksi bahan mentah, tetapi mampu menciptakan rantai nilai yang lebih panjang di dalam negeri.
Dengan demikian, investasi diharapkan memberikan dampak lebih luas melalui peningkatan nilai tambah, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain hilirisasi, sektor agribisnis, energi dan logistik menjadi bagian penting dalam pembahasan karena memiliki keterkaitan dengan penguatan struktur ekonomi nasional.
Penguatan kerja sama dengan dunia usaha juga diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang semakin kompetitif sekaligus memberikan kepastian bagi investor dalam mengembangkan kegiatan ekonomi.
Bagi pemerintah, peningkatan investasi menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi. Namun, tantangannya bukan hanya mendatangkan modal, melainkan memastikan investasi memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian nasional.
Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, agenda hilirisasi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk di dalam negeri sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja.
Pertemuan Teddy dengan Haji Isam menjadi salah satu bagian dari komunikasi pemerintah dengan pelaku usaha dalam mendorong investasi dan pengembangan sektor-sektor strategis nasional.
Dari perspektif pelayanan publik dan reformasi birokrasi, iklim investasi yang sehat juga membutuhkan pelayanan pemerintah yang cepat, transparan, memiliki kepastian prosedur, serta mampu memberikan kepastian kepada dunia usaha.
Karena itu, keberhasilan investasi pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang masuk, tetapi juga oleh kualitas tata kelola dan pelayanan pemerintah dalam mendukung kegiatan usaha secara akuntabel. (Redaksi ASQINEWS)
Dok.Setkab RI
Để lại bình luận
Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *