ASQINEWS.com, JAKARTA - Persiapan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia memasuki tahap gladi parsial. Tim upacara dan Paskibraka mulai melaksanakan latihan bersama di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan latihan bersama itu merupakan penyesuaian awal setelah sebelumnya masing-masing tim berlatih terpisah.
“Hari ini tanggal 11 Agustus 2026, hari Selasa. Kita sudah mulai untuk persiapan gladi-gladi meskipun masih parsial ya. Masih terpisah-pisah setelah masing-masing tim. Selama beberapa waktu terakhir berlatih sendiri ya, jadi tim upacara berlatih sendiri, Paskibraka berlatih sendiri. Kemudian hari ini sudah mulai kita latihan bersama di Istana,” ujar Prasetyo kepada awak media.
Menurut Prasetyo, gladi kotor secara lebih menyeluruh akan dimulai pada 12 Agustus 2026. Tahap itu akan digunakan untuk evaluasi dan penyempurnaan rangkaian upacara.
“Ini baru penyesuaian awal, walaupun ada koreksi belum terlalu banyak, jadi mulai besok akan ada gladi kotor. Nanti di situ baru mulai kita akan lebih dalam lagi untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Prasetyo.
Tingginya animo masyarakat menjadi alasan panitia menambah kapasitas undangan. Setelah pengecekan lapangan, panitia menambah satu blok area untuk masyarakat yang telah mendaftar.
“Tadi baru saja kami cek ke lapangan, karena betapa antusiasnya pendaftar jadi kami memutuskan untuk menambah satu blok untuk memperbesar jumlah undangan bagi masyarakat yang sudah mendaftar. Tadi kami cek bisa sekitar 3.400 yang mungkin nanti akan kita bagi di acara pagi dan acara sore,” ujar Prasetyo.
Selama lima hari masa pendaftaran, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 336 ribu orang. Sementara kapasitas awal yang memungkinkan hanya sekitar 5.500 undangan.
“Selama kemarin kami koreksi ya bukan 4 hari, tapi selama 5 hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336 ribu pendaftar yang sebenarnya kapasitas yang memungkinkan hanya 5.500, tapi kami pastikan ada penambahan 3.400 kursi lagi,” ungkapnya.
Selain menambah kursi, panitia juga menyiapkan area representatif di luar Istana Merdeka bagi masyarakat yang tidak memperoleh undangan resmi.
“Kami tadi cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif,” tutur Prasetyo.
Mulai Selasa (11/8/2026), panitia juga menugaskan sejumlah pejabat pemerintah untuk mengantar undangan resmi kepada Presiden, Wakil Presiden, serta keluarga Presiden dan Wakil Presiden untuk hadir dalam Peringatan Detik-detik Proklamasi.
Prasetyo juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan karena selama persiapan dan pelaksanaan upacara akan ada penyesuaian dan penutupan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Istana Merdeka, termasuk Jalan Veteran dan Jalan Merdeka Utara. (Redaksi ASQINEWS)
Dok. Mensesneg
Để lại bình luận
Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *