ASQI NEWS

Header
collapse
...
Trang chủ / Kinh doanh / Kemenhub Integrasikan Data Hotspot dan Siapkan Rute Alternatif Antisipasi Karhutla

Kemenhub Integrasikan Data Hotspot dan Siapkan Rute Alternatif Antisipasi Karhutla

Th09 05, 2026  ASQINEWS  17 lượt xem
Kemenhub Integrasikan Data Hotspot dan Siapkan Rute Alternatif Antisipasi Karhutla

ASQINEWS.com JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajaran di Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap sarana dan prasarana transportasi di sejumlah wilayah Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan karhutla. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE-MHB 4 TAHUN 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Sarana dan Prasarana Transportasi dari Bahaya Kebakaran Hutan di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

“Dampak yang timbul akibat karhutla tidak main-main, mulai dari menurunkan jarak pandang, mengganggu kualitas udara, bahkan berdampak pada keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional sarana dan prasarana transportasi. Karena itu, saya menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk mewaspadai dan memitigasi risiko dampak karhutla pada sektor transportasi,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Jumat (4/9).

Menhub Dudy menekankan bahwa dalam kondisi apapun, keselamatan dan keamanan transportasi harus selalu jadi prioritas utama. Ia pun meminta seluruh jajarannya untuk melakukan langkah-langkah mitigasi secara optimal guna memastikan operasional transportasi di wilayah terdampak tetap berjalan aman serta lancar.

“Saya minta seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan responsif dalam menghadapi dampak karhutla pada sektor transportasi, baik di sektor darat, laut, udara, serta kereta api. Kesiapsiagaan sejak dini juga penting dilakukan untuk meminimalisasi risiko gangguan layanan transportasi di titik-titik rawan karhutla,” terang Menhub Dudy.

Di sektor darat dan kereta api, Menhub Dudy meminta jajarannya memotong rumput dan mengelola semak di sepanjang ruang milik jalan serta jalur rel agar tidak menjadi bahan bakar api. Bus, truk, dan kereta api juga wajib menurunkan kecepatan saat memasuki zona rawan asap. Selain itu, dipasang papan informasi digital Variable Message Sign untuk memperingatkan pengendara mengenai sebaran asap, serta menyiapkan rute alternatif apabila jalur arteri utama terisolasi oleh karhutla.

Di sektor laut dan sungai, seluruh kapal diwajibkan mengaktifkan Radar dan Automatic Identification System AIS selama melintasi area berkabut asap. Awak kapal juga harus membunyikan suling kabut secara periodik dan menyalakan lampu navigasi intensitas tinggi. Jika jarak pandang di sungai atau laut berada di bawah ambang batas aman, maka diberlakukan larangan berlayar sementara.

Adapun pada sektor udara, operator bandara diminta mengawasi batas minimum operasional jarak pandang secara ketat berdasarkan data BMKG. Maskapai diinstruksikan menyusun rencana darurat penundaan delay, pengalihan divert, atau pembatalan jadwal terbang demi keselamatan. Patroli darat di perimeter bandara juga diintensifkan untuk mencegah lonjakan titik api dekat lintasan pacu.

Menhub juga mewajibkan pemanfaatan sistem informasi cuaca penerbangan terkini untuk keputusan praterbang, optimalisasi instrumen pendaratan presisi, serta penyesuaian jadwal operasional mengikuti kondisi aktual di lapangan dengan memperhatikan Notice to Air Missions NOTAM terbaru.

Lebih lanjut, Kemenhub diminta mengintegrasikan data titik panas hotspot dari Kementerian Kehutanan dengan pusat kendali di sektor transportasi darat, laut, dan udara untuk respons cepat. Koordinasi juga dilakukan dengan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, AirNav Indonesia, BMKG, dan Satgas Karhutla daerah untuk pembaharuan data. 

Instruksi lain meliputi peningkatan pengawasan akses orang, barang dan kendaraan, imbauan kepada masyarakat sekitar fasilitas transportasi agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta penyampaian informasi kepada pengguna jasa secara cepat, tepat, dan transparan.

“Saya berharap seluruh pihak, khususnya stakeholder transportasi dapat bersinergi dalam menghadapi dampak karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah. Saya juga sangat berharap semoga karhutla dapat teratasi secara tuntas, sehingga sektor transportasi di tanah air dapat kembali beroperasi dengan normal,” pungkas Menhub.

ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani

Sumber Berita: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan

Editor: Redaksi ASQINEWS


Chia sẻ:

Để lại bình luận

Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *

Trải nghiệm của bạn trên trang web này sẽ được cải thiện bằng cách cho phép cookie.