ASQINEWS.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin di wilayah 3T. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat perlu diprioritaskan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk wilayah yang masih menghadapi tingkat kemiskinan tinggi.
Menurut Agus, program Sekolah Rakyat merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Sekolah Rakyat itu dibuat dalam rangka pengentasan kemiskinan. Jadi, Pak Presiden ingin memutus transmisi kemiskinan antargenerasi,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).
Hal tersebut disampaikan Agus saat menerima audiensi Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Lahan 10 Hektare Sudah Disurvei
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Sumba Timur kini memasuki tahap pemenuhan persyaratan teknis.
Lahan seluas 10 hektare yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur telah disurvei Kementerian Pekerjaan Umum dan dinyatakan memenuhi persyaratan dengan dua catatan.
Kedua persyaratan tersebut yakni pemenuhan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan pelebaran akses jalan menuju lokasi.
Agus meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan kedua persyaratan tersebut agar pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat dilanjutkan.
“Kami harap Sumba Timur bisa ikut. Kalau kemudian tadi syaratnya masih kurang dua, satu pelebaran jalan sama satunya PKKPR itu beres, ya sudah,” katanya.
Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyatakan pemerintah daerah siap melengkapi persyaratan yang masih diperlukan.
Menurut Umbu, akses jalan menuju lokasi telah tersedia dan sebagian telah memasuki tahap pengerasan. Pemkab Sumba Timur juga akan menyesuaikan lebar jalan dengan standar yang ditetapkan.
Selain akses jalan, lokasi tersebut dinilai strategis karena telah tersedia jaringan air bersih dan listrik.
Kemiskinan Sumba Timur Masih Tinggi
Umbu mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi penting bagi Sumba Timur karena daerah tersebut masih menghadapi persoalan kemiskinan yang cukup tinggi.
Ia menyebut tingkat kemiskinan di Sumba Timur sekitar 25 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem mencapai sekitar 18 persen.
Sumba Timur juga termasuk salah satu kabupaten yang masuk kategori 3T di NTT.
Menurut Umbu, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas kesempatan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh pendidikan sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang mengurangi kemiskinan.
“Kami adalah salah satu kabupaten yang masuk kategori 3T, salah satu kabupaten di NTT dari 22 kabupaten,” ujar Umbu.
Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Sumba Timur mengapresiasi berbagai program Kemensos yang telah menjangkau masyarakat setempat, termasuk bantuan sosial dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Umbu mengatakan pemerintah daerah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga melakukan pemantauan agar bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara tepat.
Pendidikan sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan
Program Sekolah Rakyat diarahkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang datanya berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Agus menjelaskan, pemerintah melakukan verifikasi lapangan terhadap calon penerima manfaat melalui tim yang dibentuk berdasarkan data tersebut.
Dengan pendekatan itu, pemerintah berupaya memastikan program pendidikan menyasar kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.
Bagi daerah seperti Sumba Timur, pembangunan sekolah permanen tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari intervensi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersempit kesenjangan akses pendidikan.
Jika persyaratan teknis dapat segera diselesaikan, pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Sumba Timur diharapkan dapat memasuki tahap berikutnya.
Penulis: ASQINEWS
Editor: Redaksi ASQINEWS
Foto: Dok. Humas Kemensos
Sumber informasi: Kemensos
Để lại bình luận
Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *