ASQI NEWS

Header
collapse
...
الرئيسية / أعمال / Lampaui Target 134 Persen, Ekonomi Kreatif Sumbang 9,5 Persen Investasi Nasional

Lampaui Target 134 Persen, Ekonomi Kreatif Sumbang 9,5 Persen Investasi Nasional

أكتوبر 22, 2026  ASQINEWS  10 views
Lampaui Target 134 Persen, Ekonomi Kreatif Sumbang 9,5 Persen Investasi Nasional

ASQINEWS.com, JAKARTA - Realisasi investasi sektor ekonomi kreatif Indonesia pada 2025 mencapai Rp183 triliun atau 134 persen dari target Rp136 triliun, menunjukkan kontribusi signifikan sektor tersebut dalam membuka lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Capaian tersebut setara 9,5 persen dari total realisasi investasi yang masuk ke Indonesia, bukan sekadar nota kesepahaman (MoU).

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers usai sesi pleno WCCE 2026 di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

"Capaiannya 183 triliun rupiah. Artinya 134 persen dari target," ujar Riefky di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Riefky mengatakan capaian investasi menunjukkan perkembangan sektor ekonomi kreatif yang semakin signifikan.

"Kalau dilihat dari sektor lain, sekarang dari total investasi yang masuk ke Indonesia, realisasi, bukan yang MOU, 9,5 persen itu ke sektor ekraf," katanya di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Pemerintah menetapkan empat indikator kinerja utama (KPI) untuk mengukur perkembangan sektor ekonomi kreatif, meliputi investasi, ekspor, tenaga kerja, dan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Penghitungan indikator mengacu pada 238 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif. Data investasi bersumber dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, sedangkan data ekspor, tenaga kerja, dan kontribusi terhadap PDB mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS).

Untuk 2026, pemerintah menetapkan target investasi sektor ekonomi kreatif sebesar Rp146 triliun. Hingga kuartal I 2026, realisasinya telah mencapai 47 persen dari target tahunan.

"Jadi kelihatannya tahun ini juga akan melampaui target," ucapnya di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Menurut Riefky, pertumbuhan ekonomi kreatif tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di sejumlah negara berkembang. Pemerintah mendorong penguatan kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan pelaku ekonomi kreatif, seperti transparansi dan keadilan penghitungan pendapatan kreator pada platform digital serta akses pembiayaan berbasis kekayaan intelektual (IP).

Melalui WCCE 2026, pemerintah mendorong aspirasi para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai negara untuk dibahas bersama, termasuk melalui dokumen Jakarta Vision yang diharapkan dapat dibawa ke Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Desember 2026.

 

Sumber berita: TVRI News 

Penulis : Redaksi ASQINEWS
ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Pelayanan Unggul Indonesia


Share:

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول المطلوبة مشار إليها بـ *

سيتم تحسين تجربتك على هذا الموقع من خلال السماح بملفات تعريف الارتباط.