ASQI NEWS

Header
collapse
...
الرئيسية / أعمال / Pastikan Layanan Penyeberangan Aman Saat Nataru, ASDP Siapkan 224 Kapal dan Perkuat 3S

Pastikan Layanan Penyeberangan Aman Saat Nataru, ASDP Siapkan 224 Kapal dan Perkuat 3S

نوفمبر 05, 2026  ASQINEWS  50 views
Pastikan Layanan Penyeberangan Aman Saat Nataru, ASDP Siapkan 224 Kapal dan Perkuat 3S

ASQINEWS.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan 224 kapal di 37 pelabuhan untuk menghadapi angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Kesiapan armada diperkuat melalui pemeriksaan kapal secara berkala, peningkatan kompetensi awak, serta latihan tanggap darurat untuk memastikan keselamatan pelayaran selama periode libur akhir tahun.

"Keselamatan adalah fondasi utama pelayanan ASDP, kami menerapkan prinsip 3S, yaitu safety, service, dan security, melalui pemeriksaan kesiapan kapal, pemeliharaan armada. Serta penguatan kompetensi dan kesiapsiagaan awak kapal," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo di Jakarta, Rabu 4 November 2026.

Menurut Heru, ASDP menyiapkan dukungan operasional pada 18 lintasan pantauan nasional di 15 cabang untuk menjamin layanan penyeberangan berjalan aman, tertib, dan andal. Selain itu perusahaan rutin menggelar safety meeting bulanan di seluruh cabang sebagai bagian evaluasi sekaligus penguatan budaya keselamatan.

Penguatan aspek keselamatan juga dilakukan melalui docking terjadwal, pemeliharaan teknis di luar periode docking, pemeriksaan dan pembaruan perlengkapan keselamatan, hingga latihan tanggap darurat mencakup simulasi kebakaran dan evakuasi penumpang. Seluruh langkah dilaksanakan mengacu pada ketentuan keselamatan pelayaran nasional dan standar internasional.

Dari sisi operasional, ASDP memproyeksikan pergerakan sekitar 3,7 juta penumpang dan 982 ribu kendaraan selama periode Nataru 2026/2027. Angka tersebut meningkat masing-masing sekitar 5 persen dan 4,9 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP menyiapkan pengaturan kapasitas kapal dan dermaga, penempatan personel posko, pemantauan kondisi cuaca, serta optimalisasi sistem digital melalui Ferizy, Port Operation Control Center (POCC), dan CCTV.

Koordinasi juga diperkuat bersama Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya, terutama pada lintasan dengan mobilitas tinggi seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

"Komitmen kami memastikan setiap perjalanan penyeberangan berlangsung dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa," kata Heru.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan turut memperketat pengawasan kelaiklautan kapal menjelang Nataru. Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Samsuddin menegaskan keselamatan pelayaran menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar.

"Dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, keselamatan pelayaran menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar," ujar Samsuddin.

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut merencanakan pemeriksaan kelaiklautan terhadap 2.140 kapal pada 1-30 November 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 460 kapal merupakan kapal Ro-Ro penyeberangan.

Pemeriksaan mencakup kondisi teknis kapal, kelengkapan dan kompetensi awak, perlengkapan keselamatan jiwa, alat pemadam kebakaran, hingga jalur evakuasi. Kesiapan kapal menghadapi potensi cuaca buruk juga menjadi perhatian.

 

Sumber berita: RRI

Penulis: Redaksi ASQINEWS

ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Pelayanan Unggul Indonesia


Share:

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول المطلوبة مشار إليها بـ *

سيتم تحسين تجربتك على هذا الموقع من خلال السماح بملفات تعريف الارتباط.