ASQI NEWS Menyuarakan Pelayanan Terbaik

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / BRI Raih 2 Penghargaan di BIFA 2026, Dirut Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM

BRI Raih 2 Penghargaan di BIFA 2026, Dirut Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM

Oct 18, 2026  ASQINEWS  24 views
BRI Raih 2 Penghargaan di BIFA 2026, Dirut Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM

ASQINEWS, JAKARTA - Di tengah dinamika industri perbankan yang dituntut adaptif dan inklusif, transformasi yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM kembali mendapat pengakuan. Kinerja keuangan yang solid beriringan dengan perluasan jangkauan layanan menjadi penanda keberhasilan strategi tersebut di tingkat nasional.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menorehkan prestasi di industri jasa keuangan nasional. Dalam ajang yang dihadiri oleh Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi, perseroan meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang diselenggarakan di Raffles Hotel, Jakarta, Senin (12/10).

Dalam ajang tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi dianugerahi penghargaan Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi BRI yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Selain penghargaan di bidang kepemimpinan, BRI juga berhasil meraih penghargaan Excellent Profitable State-Owned Bank 2026 sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan Perseroan dalam mempertahankan profitabilitas yang unggul.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Perseroan menjadi apresiasi atas konsistensi transformasi BRI dalam memperkuat fundamental bisnis sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas," ujar Hery.

Sejalan dengan hal tersebut, kinerja BRI sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5% secara tahunan (year-on-year/YoY). Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun, meningkat 16,2% YoY. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit kepada segmen UMKM yang mencapai Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6% YoY.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem Holding Ultra Mikro yang hingga Juni 2026 telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan, serta mendorong 2,3 juta debitur naik kelas.

Melengkapi dukungan pembiayaan, BRI juga terus mendorong pemberdayaan UMKM melalui berbagai program pengembangan usaha. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa, sementara Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Selain itu, platform digital linkumkm by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM dan Rumah BUMN telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha.

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo mengatakan, BIFA 2026 menjadi momentum untuk menyoroti perusahaan yang tidak hanya mencatatkan kinerja finansial kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi digital, memperkuat inklusi keuangan, dan menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam strategi bisnis.

"BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi," ujar Arif.

Sumber: ANTARA / BRI

Penulis: Redaksi ASQINEWS

ASQINEWS | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia

 


Share:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy