ASQI NEWS

Header
collapse
...
Home / İş Dünyası / Bertemu WPM Rusia Denis Manturov, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perkapalan hingga Penerbangan

Bertemu WPM Rusia Denis Manturov, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perkapalan hingga Penerbangan

Eki 18, 2026  ASQINEWS  16 görüntüleme
Bertemu WPM Rusia Denis Manturov, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perkapalan hingga Penerbangan

ASQINEWS, JAKARTA - Di tengah upaya memperluas pasar ekspor dan memperkuat industri nasional, Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama ekonomi di sektor-sektor strategis. Pertemuan tingkat tinggi di Jakarta menjadi tindak lanjut dari kesepakatan pemimpin kedua negara untuk mendorong kemitraan yang saling menguntungkan.

Pemerintah Indonesia dan Rusia membahas penguatan kerja sama ekonomi melalui sejumlah sektor strategis, mulai dari industri perkapalan hingga penerbangan. Pembahasan tersebut mencakup peluang investasi, perluasan kemitraan bisnis, pengembangan teknologi, serta peningkatan kapasitas industri nasional.

Pembahasan itu berlangsung dalam pertemuan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia Denis Manturov di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.

"Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Airlangga mengatakan pemerintah berkomitmen meningkatkan perdagangan dan investasi serta memperluas kemitraan antarpelaku usaha. Ia berharap berbagai peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti menjadi langkah konkret yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah penjajakan kerja sama industri perkapalan dan penerbangan. Kedua negara juga membahas pengembangan teknologi serta peningkatan kapasitas industri untuk menciptakan nilai tambah bagi industri nasional.

Indonesia dan Rusia turut mendorong peningkatan hubungan antarpelaku usaha untuk membuka peluang bisnis baru. Kehadiran delegasi bisnis Rusia dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menjadi salah satu momentum untuk mempertemukan perusahaan kedua negara.

Denis Manturov menekankan pentingnya kontak bisnis dalam memperluas hubungan perdagangan dan ekonomi. Menurutnya, partisipasi Rusia dalam TEI 2026 merupakan tindak lanjut keikutsertaan Indonesia sebagai negara mitra dalam pameran INNOPROM di Yekaterinburg pada Juli 2026.

"Perusahaan-perusahaan kami menghadiri pertemuan business-to-business (B2B) dengan mitra potensial Indonesia. Serta forum bisnis dengan sesi tematik mengenai perdagangan, investasi, dan kerja sama industri," ujar Manturov.

Pertemuan Indonesia-Rusia juga membahas perkembangan perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Perjanjian tersebut diharapkan memperluas akses pasar bagi produk unggulan Indonesia di negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia.

Produk yang berpotensi memperoleh akses pasar lebih luas meliputi minyak kelapa sawit, kopi, kakao, tekstil, dan furnitur. Proses ratifikasi I-EAEU FTA disebut mendekati tahap penyelesaian. Kedua pihak berharap seluruh prosedur dapat dirampungkan sebelum akhir 2026 agar perjanjian segera berlaku efektif atau Entry into Force (EIF).

Hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, nilai perdagangan kedua negara mencapai 4,84 miliar dolar AS, meningkat sekitar 21,6 persen dibandingkan 2024 sebesar 3,98 miliar dolar AS.

Sumber: RRI / Kemenko Perekonomian

Penulis: Redaksi ASQINEWS

ASQINEWS | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia

 


Paylaş:

Bir yorum bırakın

E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir

Bu sitedeki deneyiminiz çerezlere izin vererek iyileştirilecektir.