ASQI NEWS

Header
collapse
...
Home / İş Dünyası / Indonesia dan Tiongkok Luncurkan Dialog Strategis Komprehensif Perdana di Jakarta

Indonesia dan Tiongkok Luncurkan Dialog Strategis Komprehensif Perdana di Jakarta

Ağu 24, 2026  ASQINEWS  45 görüntüleme
Indonesia dan Tiongkok Luncurkan Dialog Strategis Komprehensif Perdana di Jakarta

ASQINEWS.com JAKARTA - Indonesia dan Tiongkok resmi meluncurkan Dialog Strategis Komprehensif atau Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) yang pertama di Jakarta, Kamis (21/8/2026). Mekanisme baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Luar Negeri RRT Wang Yi.

Peluncuran CSD menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara. Forum ini disiapkan sebagai wadah menindaklanjuti konsensus kedua Kepala Negara, mengidentifikasi peluang kerja sama baru, sekaligus mengatasi tantangan bersama.

"Hari ini, hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok memasuki lembaran baru yang lebih kuat, dengan diluncurkannya Dialog Strategis Komprehensif yang pertama," ujar Menlu Sugiono.

Di bidang ekonomi dan pembangunan, kedua negara menyambut baik pembahasan Rencana Aksi 2027-2031 sebagai penerus Rencana Aksi 2022-2026. Mereka juga sepakat merevitalisasi mekanisme strategis di bidang perdagangan, energi, mineral, dan maritim.

Menlu Sugiono mengapresiasi komitmen Tiongkok yang terus meningkatkan perdagangan dan investasi. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia menciptakan lingkungan usaha yang lebih kondusif, termasuk memfasilitasi perdagangan dan menjajaki perluasan akses pasar bagi komoditas unggulan Indonesia.

Kerja sama juga diperluas ke sektor ketahanan pangan, energi, dan mineral melalui pengembangan industri pendukung ketahanan nasional. Kolaborasi di bidang kecerdasan buatan dan teknologi mutakhir turut menjadi perhatian kedua pihak.

Pada aspek maritim, kedua Menlu sepakat memperkuat kolaborasi di bidang keselamatan navigasi, penelitian ilmiah kelautan, keamanan maritim, dan pengembangan kapasitas. Kerja sama tersebut akan dijalankan sejalan dengan hukum internasional termasuk UNCLOS 1982.

Dalam hubungan antar masyarakat, Indonesia dan Tiongkok sepakat mengintensifkan kerja sama pendidikan. Fokusnya adalah peningkatan beasiswa bagi pelajar Indonesia di bidang STEM dan pengembangan tenaga kerja yang siap kerja. Di sektor kesehatan, kerja sama mencakup produksi vaksin, teknologi medis, dan pengembangan kapasitas.

Di ranah regional dan multilateral, kedua negara menegaskan kembali komitmen kemitraan ASEAN-Tiongkok berdasarkan sentralitas ASEAN. Indonesia juga menyampaikan dukungan atas keketuaan Tiongkok di APEC 2026 dan keberhasilan penyelenggaraan KTT APEC di Shenzhen akhir tahun ini.

Pertemuan CSD ini turut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan, Wakil Menteri ESDM, dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI. Dari pihak Tiongkok hadir Wakil Menteri Luar Negeri, Wakil Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, Wakil Menteri Perdagangan, serta Wakil Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan RRT.

Sumber Berita: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Editor: Redaksi ASQINEWS


Paylaş:

Bir yorum bırakın

E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir

Bu sitedeki deneyiminiz çerezlere izin vererek iyileştirilecektir.