ASQINEWS.com BOYOLALI - Musim kemarau yang dulu membuat lahan pertanian di Desa Sobokerto, Boyolali, Jawa Tengah mati, kini berbalik menjadi harapan. Lewat program Desa Energi Berdikari, Pertamina mendampingi kelompok tani Ngudi Makmur menggunakan teknologi pompa air tenaga surya.
Selama ini keterbatasan air membuat petani hanya bisa menanam 20 persen lahan saat kemarau. Khairul Huda, petani setempat yang mengelola lahan 4 hektare, menyebut enam bulan kemarau sebelumnya hanya membawa kerugian.
“Saat musim kemarau, kami hanya mampu menanami sekitar 20 persen lahan. Selama enam bulan berikutnya kami mengalami kerugian karena tidak bisa bercocok tanam,” kata Khairul, Rabu (18/8/2026).
Bersama puluhan petani lain, Khairul membentuk Kelompok Tani Ngudi Makmur. Dari sinilah mereka bertemu Pertamina melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Sejak akhir 2024, PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Adi Soemarmo memberikan dukungan berupa pembangunan dua sumur air, sarana prasarana pertanian, dan pembangkit listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air.
Hasilnya terasa bertahap. Tahun pertama pendampingan, luas lahan yang bisa ditanami saat kemarau naik menjadi 60 persen. Memasuki tahun kedua, sekitar 90 persen lahan sudah bisa dimanfaatkan.
Pertamina juga membantu pengembangan usaha peternakan. Kelompok tani memanfaatkan gulma dari Waduk Cengklik sebagai pakan ternak. Langkah ini memberi nilai ekonomi tambahan sekaligus menjaga lingkungan waduk.
Pemasangan PLTS membuat kelompok tani tidak bergantung pada listrik konvensional. Penggunaan energi terbarukan juga membantu mengurangi emisi.
“Dampaknya sangat besar terhadap perekonomian kami. Dulu kami sangat kesulitan sebagai petani. Sekarang, alhamdulillah kehidupan kami semakin sejahtera,” ujar Khairul.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan DEB bertujuan mendorong kemandirian desa melalui pemanfaatan energi baru terbarukan di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga pengelolaan lingkungan.
"DEB tak sekadar menghadirkan akses energi yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga membangun kemandirian desa melalui sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga pengelolaan lingkungan," tutur Baron.
Penulis ASQINEWS
Editor Redaksi ASQINEWS
Dok. Pertamina
Sumber Informasi Pertamina/Kompas
Bir yorum bırakın
E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir