ASQI NEWS

Header
collapse
...
Home / İş Dünyası / Presiden Prabowo Update Progres Pemangkasan BUMN, Danantara Fokus Optimalisasi Aset di 2027

Presiden Prabowo Update Progres Pemangkasan BUMN, Danantara Fokus Optimalisasi Aset di 2027

Eki 05, 2026  ASQINEWS  15 görüntüleme
Presiden Prabowo Update Progres Pemangkasan BUMN, Danantara Fokus Optimalisasi Aset di 2027

ASQINEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meng-update program pemangkasan jumlah perusahaan dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat memanggil para menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan, mereka sedang fokus pada optimalisasi aset BUMN.

"Tadi bicara bagaimana kita meningkatkan, kan program streamlining kita di BUMN ini berjalan. Nah, gimana tadi dibicarakan bagaimana kita sekarang next step-nya di tahun 2027 awal itu meningkatkan, ya sekarang kita sedang lakukan, optimalisasi aset-aset BUMN, kemudian juga meningkatkan produktivitas, meningkatkan efisiensi, termasuk juga kita membuka untuk kerja sama yang lebih luas kepada private sector, kepada dunia usaha," ujar Rosan, di Istana, Senin.

Menurut Rosan, optimalisasi aset menjadi perhatian karena besarnya aset yang dimiliki BUMN belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pendapatan yang dihasilkan.

Prabowo, kata Rosan, memberikan arahan agar aset-aset tersebut dapat dikelola secara lebih produktif melalui perencanaan yang baik, terukur, dan terstruktur.

"Mungkin in term of asset kita besar, tapi in term of cashflow-nya, pendapatannya berbanding asetnya masih sangat kecil. Nah, ini yang Bapak Presiden memberikan arahan bagaimana sekarang kita mengoptimalkan aset-aset yang ada di BUMN ini dengan tentunya perencanaan yang baik, terukur, terstruktur, karena kita sovereign wealth fund, memberikan juga keuntungan, yield yang baik juga," kata Rosan.

Rosan menyebut, pemerintah akan melakukan analisis secara menyeluruh terhadap berbagai aset BUMN yang berpotensi untuk dioptimalkan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta.

"Kalau misalnya dunia usaha atau private sector bisa melakukan lebih baik, dan itu memang itu bukan hal-hal yang sifatnya strategis, ya kita memberikan ruang lebih besar kepada dunia usaha untuk pengembangan usaha-usahanya," imbuh dia.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Dok. http://Kompas.com

Penulis: Redaksi ASQINEWS

ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia

 


Paylaş:

Bir yorum bırakın

E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir

Bu sitedeki deneyiminiz çerezlere izin vererek iyileştirilecektir.