ASQI NEWS

Header
collapse
...
Home / İş Dünyası / SDGs Action Awards 2026 Dibuka, Bappenas Tekankan Inovasi yang Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

SDGs Action Awards 2026 Dibuka, Bappenas Tekankan Inovasi yang Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Ağu 06, 2026  ASQINEWS  58 görüntüleme
SDGs Action Awards 2026 Dibuka, Bappenas Tekankan Inovasi yang Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

JAKARTA, ASQINEWS.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) resmi membuka Indonesia's Sustainable Development Goals (SDGs) Action Awards 2026 sebagai upaya menjaring berbagai inovasi yang mampu mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

Peluncuran ajang penghargaan yang memasuki penyelenggaraan kelima tersebut dilakukan secara daring pada Kamis (6/8/2026) dengan mengusung tema *"Aksi Nyata untuk Akselerasi Pencapaian SDGs Menuju 2030."*

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan pencapaian target SDGs tidak cukup hanya diwujudkan melalui komitmen, tetapi harus diterjemahkan ke dalam kebijakan, inovasi, program, pelayanan, pembiayaan, serta kolaborasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kita tidak lagi cukup berhenti pada komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi kebijakan, program, inovasi, layanan, model usaha, pembiayaan, dan kemitraan yang menghasilkan perubahan nyata," ujar Rachmat.

Menurutnya, Indonesia's SDGs Action Awards bukan sekadar ajang kompetisi atau pemberian penghargaan, melainkan ruang untuk menemukan praktik-praktik terbaik yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan yang efektif, inklusif, dan dapat direplikasi di berbagai daerah.

Karena itu, penilaian tidak hanya melihat besarnya anggaran maupun luasnya publikasi sebuah program, tetapi lebih menitikberatkan pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

"Yang kami cari adalah praktik yang relevan, efektif, inklusif, berbasis bukti, berkelanjutan, dan mampu mempercepat pencapaian SDGs. Pertanyaannya bukan lagi apa yang sudah dilakukan, tetapi perubahan apa yang dihasilkan, siapa yang memperoleh manfaat, dan bagaimana dampaknya dapat diperluas," kata Rachmat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan diberikan kepada tujuh kelompok pemangku kepentingan, yakni kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, organisasi masyarakat sipil, filantropi, perguruan tinggi, perusahaan besar, serta koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas Leonardo A.A. Teguh Sambodo mengatakan keberhasilan pembangunan berkelanjutan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, terdapat tiga fokus utama pada SDGs Action Awards 2026, yakni mendorong aksi nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat, mempercepat penyebarluasan inovasi yang telah terbukti berhasil, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan.

"SDGs merupakan tanggung jawab kita bersama. Yang dibutuhkan bukan sekadar banyaknya institusi yang terlibat, tetapi kesamaan tujuan, pembagian peran yang jelas, kontribusi nyata, dan saling melengkapi," ujar Teguh.

Sejak pertama kali digelar pada 2022, Indonesia's SDGs Action Awards telah menjadi wadah apresiasi bagi berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah maupun nonpemerintah.

Pada tahun ini, penyelenggaraan penghargaan diperkuat sebagai platform nasional untuk mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan berbagai praktik terbaik yang terbukti memberikan dampak bagi masyarakat.

Untuk kategori pemerintah kabupaten dan kota, Bappenas kembali berkolaborasi dengan PT Surveyor Indonesia melalui skema *Integrated Sustainability Indonesia Movement* (I-SIM) guna memperluas partisipasi pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi pembangunan berkelanjutan.

Pendaftaran Indonesia's SDGs Action Awards 2026 dibuka mulai 5 Agustus hingga 14 September 2026. Seluruh pemangku kepentingan dari tujuh kategori tersebut dapat mengajukan program maupun inovasi terbaiknya sebagai bagian dari upaya bersama mempercepat pencapaian target SDGs menuju 2030. (Redaksi ASQINEWS).


Paylaş:

Etiketler: Pelayanan publik

Bir yorum bırakın

E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir

Bu sitedeki deneyiminiz çerezlere izin vererek iyileştirilecektir.