ASQINEWS.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap stabil untuk masyarakat meski harga minyak mentah dunia telah menembus 91-92 dolar AS per barel akibat tekanan geopolitik global.
Kepastian layanan energi bagi warga tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam acara Tasyakuran HUT Ke-62 Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.
Bahlil mengatakan perang berkepanjangan antara Ukraina dengan Rusia sangat berimbas buruk kepada Indonesia. Bahkan perang Israel dengan Iran dinilai seperti penyakit malaria.
"Perang Israel dengan Iran juga seperti (penyakit) malaria, kadang sembuh kadang tidak. Dampaknya termasuk ke indonesia, bahkan informasi terkini, geopolitik tidak stabil di Paris (Prancis)," kata Bahlil.
Akibat perang tersebut, harga minyak mentah dunia melonjak tinggi, sehingga harga BBM di banyak negara ikut naik tajam.
Meski begitu, pemerintahan Presiden Prabowo tetap berusaha menjaga harga BBM tetap stabil. Bahlil menegaskan, secara ideal harga memang harus dinaikkan, namun belum waktunya dilakukan karena dampaknya meluas ke masyarakat.
"Secara idealnya, memang harus dinaikinan. Namun sekarang ini belum waktunya untuk menaikan harga BBM, karena dampaknya akan kemana-mana," ucap Bahlil.
Memasuki usia ke-62, Bahlil menginstruksikan jajaran Golkar untuk membuat pasar sembako murah untuk rakyat dan meningkatkan jumlah bantuan kepada masyarakat hingga 10 persen.
"Kita prihatin dengan kondisi global dan rakyat kita. Kita tambah 10 persen (bantuan) buat mayarakat, bikin sembako murah, sembago gratis," ujar Bahlil.
Sebelumnya, Ketua Panitia HUT ke-62 Partai Golkar, Wihaji, mengatakan rangkaian peringatan HUT digelar sederhana dan tidak diselenggarakan di hotel sebagai bentuk memahami suasana kebatinan masyarakat.
Sumber berita: RRI.co.id
Penulis : Redaksi ASQINEWS
ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Pelayanan Unggul Indonesia
Bir yorum bırakın
E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir