ASQI NEWS

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / 80 Tahun Bea Cukai, Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan Masyarakat

80 Tahun Bea Cukai, Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan Masyarakat

Okt 06, 2026  ASQINEWS  16 views
80 Tahun Bea Cukai, Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan Masyarakat

ASQINEWS.COM, JAKARTA – Memperingati 80 tahun perjalanan Bea Cukai, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan pentingnya penguatan fungsi pengawasan dan peningkatan kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menkeu dalam Upacara Peringatan Hari Bea Cukai (HBC) ke-80 Tahun 2026 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Selasa (6/10).

Menkeu menyampaikan bahwa peringatan 80 tahun Bea Cukai bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan masa lalu, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk menjaga relevansi institusi ke depan. Menkeu mengapresiasi seluruh insan Bea Cukai di seluruh Indonesia serta para pendahulu yang telah berkontribusi membangun institusi selama delapan dekade.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Menkeu meminta Bea Cukai terus memperkuat penindakan terhadap penyelundupan dan peredaran barang ilegal. Pengawasan tidak hanya diarahkan terhadap narkotika dan barang yang membahayakan masyarakat, tetapi juga terhadap penyelundupan komoditas strategis dan sumber daya alam Indonesia, termasuk emas, nikel, dan komoditas strategis lainnya.

"Penindakan yang Anda lakukan adalah upaya menyelamatkan ekonomi Indonesia. Penindakan impor ilegal tidak hanya merupakan persoalan kepabeanan dan capaian kinerja organisasi saudara, di dalamnya ada kepentingan masyarakat banyak," tegas Menkeu.

Menurut Menkeu, penindakan terhadap impor ilegal memiliki dampak langsung terhadap masyarakat dan perekonomian nasional. Masuknya ballpress, misalnya, dapat merugikan usaha mikro, kecil, dan menengah, penjahit, industri tekstil, serta industri pendukung tekstil. Demikian pula masuknya beras ilegal yang dapat merugikan petani dan konsumen dalam negeri.

Selain pengawasan, Bea Cukai juga memiliki peran penting dalam menjaga keuangan negara melalui pengamanan penerimaan. Hingga September 2026, Bea Cukai mencatat penerimaan negara sebesar Rp240,28 triliun atau 71,51 persen dari target APBN, tumbuh 8,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menkeu mengingatkan bahwa penerimaan bukan sekadar angka, melainkan sumber daya negara untuk membiayai pembangunan, memperkuat layanan publik, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Di sisi pelayanan, Bea Cukai diminta terus memberikan kemudahan, kecepatan, transparansi, dan kepastian bagi masyarakat serta dunia usaha. Kehadiran Bea Cukai diharapkan semakin nyata dalam memperlancar arus barang, meningkatkan daya saing dunia usaha, mendorong ekspor, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menkeu menilai tantangan Bea Cukai ke depan akan semakin kompleks seiring perubahan geopolitik, perkembangan perdagangan dan teknologi, serta semakin beragamnya perdagangan lintas negara. Untuk menjawab tantangan tersebut, Bea Cukai perlu bertumpu pada tiga hal, yaitu sumber daya manusia yang berintegritas dan kompeten, teknologi dan intelijen yang semakin kuat, serta proses bisnis yang efektif, terintegrasi, dan bersinergi dengan seluruh unsur pemerintah.

"Pengawasan yang kuat tidak semata-mata diukur dari banyaknya penindakan, tetapi pengawasan yang kuat juga diukur dari kepercayaan masyarakat kepada institusi kita. Jaga kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata," pesan Menkeu.

Sejalan dengan tema HBC ke-80, "Terus Melindungi, Tumbuh, Menguatkan Negeri", Menkeu meminta Bea Cukai mempertahankan hal-hal yang telah baik, memperbaiki kekurangan, dan terus melakukan pembenahan secara konsisten.

"Yang kita jaga bukan hanya barang. Yang kita jaga adalah kepercayaan masyarakat kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Selamat Hari Bea Cukai yang ke-80," pungkas Menkeu.

Dok. Kementerian Keuangan RI

Penulis: Redaksi ASQINEWS

ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia

 


Share:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.