ASQI NEWS

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / Dari Literasi, Sulut Menyiapkan Masa Depan, Festival Literasi 2026 Resmi Ditutup di Museum Negeri

Dari Literasi, Sulut Menyiapkan Masa Depan, Festival Literasi 2026 Resmi Ditutup di Museum Negeri

Okt 05, 2026  ASQINEWS  14 views
Dari Literasi, Sulut Menyiapkan Masa Depan, Festival Literasi 2026 Resmi Ditutup di Museum Negeri

ASQINEWS.COM, MANADO – Kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Di balik kemajuan yang berkelanjutan, dibutuhkan masyarakat yang memiliki pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, sekaligus tetap memiliki akar budaya yang kuat.

Semangat itulah yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Festival Literasi Sulawesi Utara 2026 yang resmi ditutup pada Minggu (4/10/2026) malam di Museum Negeri Sulawesi Utara.

Mengusung tema "Merawat Kearifan dan Menciptakan Narasi untuk Masa Depan Peradaban", festival ini menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, karya dan semangat masyarakat dalam membangun budaya literasi di Sulawesi Utara.

Bagi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca dan menulis.

"Peradaban yang maju dan berkeadaban dibangun di atas fondasi literasi yang kokoh," tegasnya.

Menurut Gubernur Yulius, literasi adalah kemampuan untuk memahami realitas, berpikir kritis dan membaca perubahan zaman. Pada saat yang sama, literasi juga menjadi jalan untuk menjaga sejarah, budaya dan kearifan lokal agar tidak hilang di tengah derasnya perkembangan informasi.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melihat budaya literasi sebagai tanggung jawab bersama. Sekolah, perguruan tinggi, keluarga, komunitas dan generasi muda memiliki peran yang sama penting dalam membangun masyarakat yang gemar membaca, berpikir kritis dan produktif melahirkan karya.

Gubernur Yulius pun menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU), Perpustakaan Nasional, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara serta seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Festival Literasi Sulawesi Utara 2026 membawa pesan bahwa merawat kearifan lokal bukan berarti berjalan mundur, tetapi menjadikannya sebagai fondasi untuk menciptakan narasi baru tentang masa depan.

Generasi muda Sulut membutuhkan ruang untuk membaca dunia sekaligus memahami daerahnya sendiri. Mereka perlu memiliki kemampuan untuk menyerap perkembangan global, tetapi tetap mampu membawa identitas Sulawesi Utara dalam setiap karya, gagasan dan inovasi yang lahir.

Penutupan festival ini bukanlah akhir dari gerakan literasi. Momentum ini diharapkan menjadi awal dari semangat yang terus hidup di sekolah, kampus, keluarga, komunitas dan ruang-ruang publik.

"Dari literasi, lahir pengetahuan. Dari pengetahuan, tumbuh gagasan. Dari gagasan, lahir karya. Dan dari karya, Sulawesi Utara menyiapkan masa depan," pungkasnya.

Sumber: http://sulutprov.go.id
Dok. Pemprov Sulut

Penulis: Redaksi ASQINEWS
ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia

 


Share:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.