ASQINEWS.com, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membuka akses pasar internasional bagi tiga UMKM binaannya melalui ajang Guangdong & Macao Branded Products Fair (GMBPF) 2026 di Makau. Keikutsertaan tersebut menghasilkan penjualan langsung lebih dari MOP23 ribu atau sekitar Rp50 juta serta potensi kontrak senilai MOP8,25 juta atau sekitar Rp18,2 miliar.
Pameran yang berlangsung pada 6-9 Agustus 2026 di Cotai Expo, Venetian Hotel, Makau, menjadi salah satu ajang bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan calon mitra bisnis dari pasar internasional.
BRI berkolaborasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong untuk memfasilitasi tiga UMKM binaannya, yakni Sanfood Brilian Indonesia, Osadha Nusantara, dan Six Scents.
Ketiganya bergabung bersama 17 UMKM Indonesia lainnya dalam Paviliun Indonesia.
GMBPF 2026 merupakan pameran dagang tahunan yang diselenggarakan Commerce and Investment Promotion Institute (IPIM) Makau bersama Department of Commerce of Guangdong Province, China.
Pada penyelenggaraan tahun ini, pameran tersebut diikuti 459 peserta dan menarik lebih dari 90.000 pengunjung.
Potensi Kontrak Rp18,2 Miliar
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keikutsertaan UMKM binaan BRI menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur produk Indonesia sekaligus membuka akses pelaku usaha ke pasar internasional.
Menurut dia, antusiasme pengunjung dan calon pembeli selama pameran menunjukkan adanya peluang bagi produk UMKM Indonesia untuk dikembangkan di pasar global.
“Kami melihat antusiasme yang baik dari pengunjung maupun buyer selama pameran, yang diharapkan dapat membuka peluang pasar dan transaksi yang lebih luas bagi UMKM binaan BRI,” ujarnya.
Dari tiga UMKM binaan BRI yang berpartisipasi, tercatat penjualan langsung lebih dari MOP23 ribu kepada 186 pembeli ritel.
Selain transaksi ritel, keikutsertaan tersebut menghasilkan potensi kontrak sebesar MOP8,25 juta atau sekitar Rp18,2 miliar dengan 13 calon pembeli segmen wholesale.
Calon mitra tersebut berasal dari berbagai bidang, antara lain distribusi, perhotelan, serta sektor makanan dan minuman.
Potensi kontrak tersebut masih merupakan peluang transaksi yang diharapkan dapat direalisasikan pada periode berikutnya.
Produk Kesehatan dan Gaya Hidup
GMBPF 2026 mengangkat sejumlah kategori produk, antara lain kesehatan dan wellness, pangan sehat, kebutuhan harian ramah lansia, produk gaya hidup berkelanjutan, serta smart care dan home wellness.
Kategori tersebut sejalan dengan produk yang dibawa tiga UMKM binaan BRI.
Osadha Nusantara memperkenalkan produk minuman herbal, Sanfood Brilian Indonesia membawa produk makanan dan camilan sehat, sedangkan Six Scents menghadirkan produk natural healthcare & wellness.
Salah satu pelaku UMKM, pemilik Sanfood Brilian Indonesia Eka Risky Septiani, mengatakan keikutsertaan dalam pameran tersebut memberikan pengalaman sekaligus membuka jaringan baru dengan calon pembeli dan mitra usaha.
Menurut Eka, kesempatan bertemu langsung dengan pelaku usaha internasional juga membantu pihaknya memahami kebutuhan pasar luar negeri.
“Bagi Sanfood Indonesia, kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk terus memperluas pasar dan membawa produk pangan Indonesia agar semakin dikenal di tingkat internasional,” ujarnya.
Selain calon pembeli, Sanfood juga memperoleh jaringan dengan pelaku usaha di bidang kemasan, percetakan, desain, periklanan, dan branding.
BRI menyatakan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan akses promosi dan pasar internasional bagi UMKM Indonesia.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu semakin banyak pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan bisnis, dan memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan.
Keterangan Foto: UMKM binaan BRI memperkenalkan produk Indonesia dalam Guangdong & Macao Branded Products Fair (GMBPF) 2026 di Makau.
Penulis: ASQINEWS
Editor: Redaksi ASQINEWS
Foto: Dok. BRI
Sumber informasi: BRI/ANTARA
Laisser un commentaire
Votre adresse e-mail ne sera pas publiée. Les champs obligatoires sont marqués *