ASQI NEWS

Header
collapse
...
Accueil / Affaires / Prabowo Ungkap Dua Mantan Gubernur yang Jadi Mentornya: Pemimpin Harus Bikin Rakyat Kecil Tersenyum

Prabowo Ungkap Dua Mantan Gubernur yang Jadi Mentornya: Pemimpin Harus Bikin Rakyat Kecil Tersenyum

août 08, 2026  ASQINEWS  51 vues
Prabowo Ungkap Dua Mantan Gubernur yang Jadi Mentornya: Pemimpin Harus Bikin Rakyat Kecil Tersenyum

JAKARTA, ASQINEWS.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dua mantan gubernur yang disebutnya sebagai mentor dalam memahami arti kepemimpinan. Dari keduanya, Prabowo mengaku mendapatkan pelajaran mengenai cara bernegara hingga tanggung jawab pemimpin terhadap rakyat, terutama kelompok paling lemah.

Dua tokoh yang disebut Prabowo adalah mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ben Mboi dan mantan Gubernur Jawa Timur Mohammad Noer atau Cak Noer.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peluncuran buku "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan Ben Mboi merupakan salah satu sosok yang memberikan pengaruh terhadap cara pandangnya dalam memimpin negara.

Prabowo menyebut dirinya memperoleh pelajaran penting dari Ben Mboi mengenai dua prinsip utama yang harus dimiliki seorang pemimpin, yakni mencintai rakyat dan menggunakan akal sehat dalam mengambil kebijakan.

"On the whole kita optimis, saya merasa bangga atas prestasi riil. Karena ternyata rumus bernegara yang saya dapat dari banyak mentor saya, banyak guru saya, antara lain ya saya sebut saja Pak Gubernur NTT ya kan, Ben Mboi saya anggap guru saya salah satu," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, prinsip tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan pemerintah. Ia menilai kebijakan negara harus dibuat berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan pertimbangan yang rasional.

"Jadi kebijakan itu akal sehat. Kebijakan hilirisasi, kebijakan swasembada, semua itu akal sehat. Manakala keputusan yang kita ambil adalah didasari oleh cinta kepada rakyat dan akal sehat, kita tidak akan peleset," katanya.

Ia kemudian mencontohkan kebijakan swasembada pangan sebagai salah satu bentuk kebijakan yang menurutnya berangkat dari kebutuhan mendasar negara.

"Hasilnya akan cepat kelihatan. Swasembada pangan sangat akal sehat. Swasembada pangan itu sebetulnya sangat-sangat mendasar. Mereka yang tidak paham swasembada pangan, negaranya tidak aman," ujar Prabowo.

Selain Ben Mboi, Prabowo menyebut Mohammad Noer atau Cak Noer sebagai tokoh lain yang memberikan pelajaran penting mengenai kepemimpinan.

Cak Noer merupakan Gubernur Jawa Timur pada periode 1967-1976. Prabowo mengatakan dirinya pernah memperoleh wejangan langsung dari Cak Noer beberapa bulan sebelum tokoh tersebut meninggal dunia.

Menurut Prabowo, pesan Cak Noer sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat dalam mengenai tujuan seorang pemimpin.

"Beliau cerita sama saya, 'Prabowo, tugas pemimpin itu sebetulnya sederhana, bekerja yen wong cilik iso ngguyu'," kata Prabowo.

Pesan tersebut, menurut Prabowo, bermakna bahwa seorang pemimpin harus bekerja agar masyarakat yang berada dalam kondisi paling lemah, miskin, dan tidak berdaya tetap memiliki kesempatan untuk merasakan kehidupan yang lebih baik.

"Pemimpin bekerja agar orang yang paling lemah, orang yang kecil, orang yang paling miskin bisa senyum, bisa ketawa," ujarnya.

Bagi Prabowo, kemampuan masyarakat kecil untuk tersenyum juga memiliki makna lebih luas. Hal tersebut menunjukkan munculnya harapan ketika masyarakat yang paling rentan mulai merasakan adanya perhatian dan keberpihakan pemerintah.

"Artinya kalau orang yang sangat lemah, sangat tidak berdaya bisa senyum dan ketawa, dia mulai punya harapan. Kita bekerja memberi harapan kepada rakyat kita yang paling tidak berdaya," kata Prabowo.

Filosofi tersebut menempatkan keberhasilan pemerintah tidak hanya pada capaian makro, tetapi juga pada sejauh mana kebijakan negara mampu memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menilai pemerintahannya selama hampir dua tahun telah menunjukkan sejumlah capaian nyata. Ia bahkan menyebut kinerja pemerintahannya telah memiliki "rapor oke".

"Terus terang saja, saya dua tahun ini kita baru berprestasi, tapi saya kira dua tahun boleh lah kita ya, rapor kita oke ya menurut saya ya," kata Prabowo.

Ia mengatakan capaian tersebut membuat pemerintah lebih percaya diri dalam mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan masyarakat.

"Kita sekarang berjalan, berdiri, menghadapi rakyat kita, menghadapi konstituen kita, menghadapi bangsa Indonesia, kita penuh dengan kepercayaan diri karena kita telah membuktikan bahwa kita berhasil dengan nyata," ujar Prabowo.

Pada akhirnya, pesan yang disampaikan Prabowo dari dua mentor tersebut menempatkan pelayanan dan keberpihakan kepada masyarakat sebagai salah satu ukuran penting kepemimpinan. Kebijakan pemerintah, menurut prinsip yang ia sampaikan, harus berangkat dari kebutuhan rakyat dan bermuara pada terciptanya kehidupan yang lebih baik, terutama bagi masyarakat yang paling lemah.(Redaksi ASQINEWS)

Dok. Antara

 


Partager :

Laisser un commentaire

Votre adresse e-mail ne sera pas publiée. Les champs obligatoires sont marqués *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies.