ASQINEWS.com, PURWOKERTO - Lembaga Administrasi Negara (LAN) kembali menggelar kompetisi inovasi digital tahunan bertajuk LAN Datathon 2026. Mengusung tema "Inovasi Pemanfaatan Data dan Teknologi Digital untuk Mendukung Generasi Emas 2045", program ini resmi diluncurkan melalui webinar nasional di kanal Youtube @LembagaAdministrasiNegaraRI, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk mendorong pemanfaatan data, teknologi digital, serta kecerdasan buatan (AI) sebagai instrumen strategis melahirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan nasional.
Sejak 2023, LAN Datathon telah diikuti lebih dari 600 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia. Fokus kompetisi pun bergeser dari visualisasi data menggunakan 'R Shiny' dan 'Tableau' ke pemanfaatan AI generatif.
Kepala LAN RI, Dr. Muhammad Taufik, DEA, menekankan pentingnya kesiapan kapasitas manusia di tengah pesatnya adopsi teknologi.
"Tidak ingin AI hanya menjadi sesuatu yang menarik untuk didemonstrasikan, tetapi dijadikan AI sebagai alat untuk memahami masalah, menemukan pola dari data, merancang alternatif solusi, dan pada akhirnya menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Perwakilan Tanoto Foundation, Rian Fajar Febrianto, menyebut LAN Datathon tidak hanya menjadi kompetisi menghasilkan solusi, tapi juga ruang belajar dan bertukar pengalaman.
"Bagaimana data dan teknologi dapat digunakan untuk menjawab berbagai tantangan yang kita temui," ungkapnya.
LAN Datathon 2026 fokus pada lima isu strategis nasional: pendidikan anak usia dini, sekolah rakyat dan pendidikan inklusif, pengentasan kemiskinan berbasis data, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta transformasi tata kelola dan layanan publik digital.
Format bootcamp sebelumnya kini ditingkatkan menjadi sesi mentoring intensif bersama pakar AI dan bidang substansi.
Lead AI Engineer http://Simplify.id, Thomson Napitupulu, menjelaskan pentingnya mekanisme _self-correction_ pada AI agar hasil lebih presisi. Sementara Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil Kementerian UMKM, Dr. Andes Ali Alkatiri, memaparkan platform SAPA UMKM sebagai solusi digital terpadu dengan prinsip "satu data, satu platform, dan satu akses".
Langkah inovasi melalui LAN Datathon 2026 selaras dengan pilar Visi Indonesia Digital 2045 dan Asta Cita ketujuh pemerintah tentang transformasi tata kelola pemerintahan. Melalui rangkaian mentoring hingga demo day, LAN optimistis dapat menjaring aplikasi dan solusi digital nyata yang aplikatif dan berkontribusi langsung bagi Indonesia Emas 2045. (Redaksi ASQINEWS)
Sumber : RRI
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *