ASQINEWS, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung pengembangan integrasi transportasi publik di kawasan Manggarai seiring beroperasinya LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Stasiun LRT Manggarai sejak 16 September 2026.
Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KAI Manggarai merupakan dua stasiun yang berbeda secara fisik dan berada di kawasan Manggarai. Saat ini, penyelesaian fasilitas penghubung langsung antara keduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda ke depan dapat berlangsung semakin mudah.
LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer, melayani 11 stasiun, dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kehadiran LRT Jakarta sampai kawasan Manggarai membuka peluang konektivitas yang lebih luas bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik.
"Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KAI Manggarai merupakan dua fasilitas yang berbeda. Keduanya berada dalam kawasan yang sama dan diarahkan untuk terhubung melalui fasilitas integrasi. LRT Jakarta sudah beroperasi hingga Manggarai, sementara akses langsung menuju Stasiun KAI Manggarai masih dalam proses penyelesaian bersama para pihak terkait," ujar Anne.
Besarnya potensi integrasi tersebut terlihat dari aktivitas pelanggan di Stasiun KAI Manggarai. Berdasarkan data KAI Commuter, sepanjang Januari–September 2026 tercatat 4.149.826 pelanggan melakukan gate in dan 4.022.954 pelanggan melakukan gate out untuk layanan KRL Commuter Line. Dengan demikian, total aktivitas melalui gate KRL Stasiun KAI Manggarai selama sembilan bulan pertama 2026 mencapai 8.172.780 aktivitas pelanggan.
Khusus September 2026, tercatat 500.934 gate in dan 485.049 gate out, atau total 985.983 aktivitas pelanggan dalam satu bulan. Angka tersebut menggambarkan pelanggan yang masuk dan keluar melalui gate dan belum mencakup pelanggan yang berpindah antarkereta di dalam area stasiun tanpa keluar melalui gate.
"Manggarai memiliki karakter perjalanan dengan arus transit yang besar. Banyak pelanggan datang dengan satu perjalanan kemudian melanjutkan ke perjalanan lainnya. Karena itu, penyelesaian konektivitas antarmoda akan memberi manfaat langsung bagi perjalanan masyarakat sehari-hari," kata Anne.
Pada 22 Maret 2026, Stasiun KAI Manggarai bahkan mencatat 201.617 pelanggan transit dalam satu hari, menjadi rekor transit selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Stasiun KAI Manggarai melayani perjalanan Commuter Line Bogor dan Commuter Line Cikarang. Melalui kedua layanan tersebut, Manggarai menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dari dan menuju Bogor, Depok, Nambo, Bekasi, Cikarang, serta berbagai kawasan di Jakarta.
Manggarai juga melayani Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta. Sepanjang Januari–September 2026, tercatat 340.002 pelanggan gate in dan 375.915 pelanggan gate out pada layanan tersebut di Stasiun KAI Manggarai. Total aktivitas gate Commuter Line Bandara selama periode itu mencapai 715.917 aktivitas pelanggan.
KAI sebelumnya mencatat Stasiun Manggarai melayani sekitar 700–750 perjalanan kereta api per hari, yang mencakup perjalanan Commuter Line Jabodetabek dan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta.
Konsep integrasi Stasiun LRT Manggarai dengan Stasiun KAI Manggarai dibagi menjadi tiga zona penghubung. Berdasarkan dokumen perencanaan integrasi, Zona 1 berada pada sisi menuju kawasan RS Sultan Agung dan Pasaraya Manggarai, Zona 2 diarahkan terhubung dengan Halte TransJakarta serta Terminal Manggarai, sedangkan Zona 3 berada di area KAI dan dirancang terhubung dengan concourse KA Bandara di Pintu Barat Stasiun KAI Manggarai melalui linkway.
Anne mengatakan tahap tersebut penting karena integrasi yang baik perlu membuat perpindahan antarmoda semakin jelas dan nyaman bagi pelanggan.
"Ketika fasilitas penghubung langsung selesai, masyarakat akan memiliki pilihan perjalanan yang semakin luas. Pelanggan dari Bogor, Depok, Bekasi, Cikarang maupun Bandara Soekarno-Hatta dapat melanjutkan perjalanan menuju jaringan LRT Jakarta, demikian pula sebaliknya. Fokusnya adalah membuat perpindahan tersebut semakin sederhana bagi pelanggan," ujar Anne.
Sumber: ANTARA / PT KAI
Penulis: Redaksi ASQINEWS
ASQINEWS | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia
Bir yorum bırakın
E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir