ASQINEWS.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Awards 2026 sebagai Terbaik Nasional Kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skor 95, tertinggi di antara 10 BUMN penerima penghargaan. Prestasi ini dipertahankan dua tahun berturut-turut.
Penghargaan ini diberikan BPJS Kesehatan sebagai apresiasi atas komitmen, integritas, dan kepatuhan badan usaha dalam mendukung keberlanjutan Program JKN.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengapresiasi komitmen badan usaha dan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan Program JKN. Menurutnya, kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban jaminan kesehatan merupakan elemen penting dalam memperkuat perlindungan sosial.
"Terima kasih kepada seluruh badan usaha yang telah terus memberikan komitmen dan disiplin yang penuh kepada para karyawannya untuk terus menjadi bagian dari mendukung BPJS melalui dukungan besar kepada JKN ini. Mari terus kita perhatikan jaminan kesehatan bagi pekerja kita," ujar Muhaimin saat penyerahan penghargaan di Jakarta, Kamis (30/10/2026).
Direktur Utama PLN Suroso Isnandar mengatakan perlindungan pekerja merupakan fondasi layanan kelistrikan yang andal.
"Pemenuhan jaminan sosial bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan terhadap pekerja internal, tetapi juga harus menjadi bagian dari standar tata kelola seluruh ekosistem bisnis. Kami mendorong setiap mitra penyedia jasa untuk memastikan pekerjanya memperoleh hak perlindungan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," kata Suroso.
Komitmen tersebut diwujudkan PLN dengan mengintegrasikan kepatuhan jaminan sosial ke dalam pengelolaan rantai pasok, khususnya bagi Tenaga Alih Daya (TAD). PLN mewajibkan mitra penyedia jasa memenuhi pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerjanya.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman menjelaskan penguatan ekosistem kerja sejalan dengan transformasi Human Capital Journey PLN 2026-2030 yang berorientasi pada pekerja (employee-centric), didukung teknologi digital (digitally enabled), serta mengutamakan kepatuhan dan keberlanjutan.
"Transformasi Human Capital Journey PLN 2026-2030 tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi dan peningkatan produktivitas pekerja, tetapi juga memastikan setiap insan dalam ekosistem PLN mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak-haknya," jelasnya.
Melalui transformasi tersebut PLN terus memperkuat pengelolaan Human Capital secara terintegrasi, termasuk optimalisasi data kepesertaan dan pemantauan kepatuhan jaminan sosial.
"Capaian Satya JKN Awards 2026 memotivasi PLN untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," tutup Nurlely.
Sumber berita: ANTARA
Penulis : Redaksi ASQINEWS
ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Pelayanan Unggul Indonesia
Để lại bình luận
Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *