ASQI NEWS Menyuarakan Pelayanan Terbaik

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / 31 Ribu Titik Terhubung: BAKTI Komdigi Perluas Internet untuk Sekolah, Puskesmas, dan Kantor Pemerintah

31 Ribu Titik Terhubung: BAKTI Komdigi Perluas Internet untuk Sekolah, Puskesmas, dan Kantor Pemerintah

Aug 13, 2026  ASQINEWS  40 views
31 Ribu Titik Terhubung: BAKTI Komdigi Perluas Internet untuk Sekolah, Puskesmas, dan Kantor Pemerintah

ASQINEWS.com, JAKARTA - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital terus memprioritaskan pembangunan sarana akses internet untuk menunjang pelayanan publik di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital Fadhilah Mathar mengatakan pembangunan akses internet tersebut telah menjangkau lebih dari 31.000 lokasi. Sebagian besar titik berada di sektor pendidikan.

"BAKTI sudah membangun akses internet di 31.000 lebih lokasi, yang sebagian besar ada di sektor pendidikan, yakni 68 persen," kata Fadhilah Mathar dalam acara BAKTI Media Connect 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Selain pendidikan, pembangunan akses internet BAKTI juga mencakup sektor kesehatan, pemerintahan, dan pusat kegiatan masyarakat. Rinciannya, 5,89 persen titik berada di pelayanan kesehatan, 19,94 persen di kantor pemerintahan, dan 1,53 persen di pasar, tempat ibadah, pos keamanan, tempat wisata, hingga transportasi publik.

Fadhilah menjelaskan pembangunan konektivitas BAKTI berlandaskan empat prinsip utama: keberlanjutan masyarakat, kualitas layanan, pengembangan UMKM, serta keberlanjutan industri.

"Ada empat kaki. Pertama adalah keberlanjutan masyarakat, karena hal ini akan membantu adopsi dan inklusi. Kedua, kualitas layanan. Ketiga, mendorong skalabilitas UMKM. Keempat, dan tidak kalah penting, adalah keberlanjutan industri. Jangan sampai pemerintah hadir justru mematikan lahan komersial," jelasnya.

Untuk menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), BAKTI mengoperasikan infrastruktur secara terintegrasi. Salah satunya Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) berkapasitas 150 Gbps yang sejak 2024 digunakan untuk sekolah, puskesmas, kantor pemerintah daerah, dan pos perbatasan TNI-Polri.

BAKTI juga mengelola jaringan serat optik Palapa Ring sepanjang 12.148 kilometer yang melayani 131 lokasi Network Operation Center di 57 kabupaten/kota. 

Peningkatan konektivitas dilakukan melalui program BAKTI AKSI yang telah menyediakan internet gratis di 31.864 titik layanan publik, dan BAKTI Sinyal berupa pembangunan BTS 4G serta BTS USO di 6.747 lokasi wilayah 3T.

“Infrastruktur ini sangat membantu pemerintah untuk ke depannya menjadikan konektivitas ini sebagai alat untuk mendorong produktivitas masyarakat,” kata Fadhilah. (Redaksi ASQINEWS)

Dok. ANTARA


Share:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy