ASQI NEWS Menyuarakan Pelayanan Terbaik

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / Gubernur Hendrik Lewerissa: Festival Marawai Harus Jadi Jembatan Budaya dan Ekonomi

Gubernur Hendrik Lewerissa: Festival Marawai Harus Jadi Jembatan Budaya dan Ekonomi

Aug 26, 2026  ASQINEWS  42 views
Gubernur Hendrik Lewerissa: Festival Marawai Harus Jadi Jembatan Budaya dan Ekonomi

ASQINEWS.com AMBON - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mencanangkan Festival Marawai I Tahun 2026 di Puncak Marawai, Negeri Hatalai, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Selasa (25/8/2026). Festival bertajuk "Harmoni Nada Cinta Par Negeri" ini digagas sebagai upaya pelestarian seni budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Lewerissa menyebut festival tidak boleh berhenti pada seremoni seni dan hiburan. Ia menekankan pentingnya festival sebagai ruang mempererat kebersamaan masyarakat Maluku.

"Festival Marawai bukan sekadar ajang seni dan hiburan. Festival ini adalah ruang untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian yang sudah menjadi jati diri masyarakat Maluku," kata Lewerissa.

Menurutnya, kekayaan budaya Maluku seperti tradisi, bahasa, musik, tarian, kuliner, dan kerajinan merupakan modal pembangunan daerah. Warisan itu harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Kekayaan budaya dan kearifan lokal tidak boleh hanya menjadi kenangan masa lalu. Ia harus terus hidup, bertumbuh, dan diwariskan kepada anak cucu kita," ujarnya.

Gubernur juga menyoroti keterkaitan budaya dengan ekonomi. Ia menilai festival yang dikelola secara profesional dapat menjadi wadah pemasaran UMKM, kuliner lokal, dan kerajinan, sekaligus membuka peluang bagi pelaku seni dan generasi muda di industri kreatif.

"Festival ini harus menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat. Budaya tidak hanya dijaga sebagai warisan masa lalu, tetapi juga harus mampu menjadi kekuatan pembangunan masa depan," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Maluku, kata Lewerissa, akan mendukung penuh inisiatif yang memperkuat kebudayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong festival memberi ruang seluas-luasnya bagi generasi muda, perempuan, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan seniman.

Dengan mengusung tema "Harmoni Nada Cinta Par Negeri", Lewerissa berharap festival memperkuat harmoni sosial dan menumbuhkan kecintaan terhadap daerah melalui nilai gotong royong, pela gandong, dan falsafah Ale Rasa Beta Rasa.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wali Kota Ambon, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon, Sekda Kota Ambon, Ketua Klasis Ambon Timur, Ketua Majelis Jemaat GPM Hatalai, perwakilan Bank Maluku-Malut, Forkopimcam Leitimur Selatan, Pemerintah Negeri Hatalai, serta para raja se-Kecamatan Leitimur Selatan.

Sumber Berita: Media Center Maluku

Editor: Redaksi ASQINEWS


Share:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy