KOBA, ASQINEWS.com— Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, mulai memperluas layanan administrasi kependudukan langsung ke sekolah untuk memudahkan pelajar mendapatkan dokumen kependudukan.
Program tersebut dijalankan melalui inovasi GI NGAYAU (Giat Ngurus Administrasi Nyata untuk Anak Sekolah) dan Jempol Aksi IKD (Jemput Bola Aktivasi Identitas Kependudukan Digital).
Pada Senin (10/8/2026), Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyerahkan KTP elektronik (KTP-el) kepada sejumlah siswa SMAN 1 Koba. Kegiatan itu berlangsung saat kunjungan kerja sekaligus upacara di sekolah tersebut.
Algafry mengatakan, layanan jemput bola tersebut ditujukan bagi pelajar yang telah memenuhi syarat untuk memiliki KTP-el. Dengan mendatangi sekolah, pemerintah berharap siswa tidak perlu meninggalkan kegiatan belajar untuk mengurus dokumen kependudukan ke kantor pelayanan.
"Program GI NGAYAU merupakan salah satu inovasi Dinas Dukcapil Bangka Tengah yang bertujuan mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP elektronik," kata Algafry.
Menurut dia, kepemilikan dokumen kependudukan menjadi penting bagi pelajar karena akan dibutuhkan dalam berbagai keperluan, antara lain melanjutkan pendidikan, mencari pekerjaan, serta mendaftar sebagai anggota TNI dan Polri.
Selain penyerahan KTP-el, petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah juga melakukan perekaman data biometrik dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi siswa.
Kepala Dinas Dukcapil Bangka Tengah Nordianto mengatakan, pelayanan di sekolah dilakukan secara terpadu sehingga proses perekaman dan aktivasi IKD dapat dilakukan dalam satu rangkaian layanan.
"Dengan teraktivasi IKD, siswa bisa melakukan permohonan pelayanan publik di mana pun. Tentunya ini sangat memudahkan bagi siswa maupun masyarakat secara umum," ujar Nordianto.
Menurut Nordianto, layanan jemput bola tersebut akan dilakukan secara berkala dan tidak hanya menyasar SMAN 1 Koba. Dinas Dukcapil Bangka Tengah menyiapkan roadshow setiap Senin ke sejumlah sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, serta pondok pesantren sederajat di wilayah Bangka Tengah.
Selain persoalan administrasi kependudukan, Algafry juga memberikan motivasi kepada siswa SMAN 1 Koba. Ia mengingatkan pelajar untuk membangun kedisiplinan dan kejujuran sebagai bekal dalam menentukan masa depan.
"Kunci utama kesuksesan ada dua, yakni disiplin dan kejujuran," kata Algafry.
Ia juga meminta para siswa menghargai kerja keras orang tua dan menggunakan kesempatan belajar sebaik mungkin. (Redaksi ASQINEWS).
Dok. Diskominfosta Bangka Tengah
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *