ASQI NEWS Menyuarakan Pelayanan Terbaik

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / WIKA Rampungkan Jalan Pengganti Permanen 18,6 Kilometer di Kutai Timur, Perkuat Konektivitas Warga

WIKA Rampungkan Jalan Pengganti Permanen 18,6 Kilometer di Kutai Timur, Perkuat Konektivitas Warga

Aug 21, 2026  ASQINEWS  46 views
WIKA Rampungkan Jalan Pengganti Permanen 18,6 Kilometer di Kutai Timur, Perkuat Konektivitas Warga

ASQINEWS.com, KUTAI TIMUR — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) merampungkan pembangunan Jalan Pengganti Permanen Ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat sepanjang 18,6 kilometer di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa.

Jalan tersebut merupakan bagian dari proyek Rediversion of Muara Wahau Road Diversion (RE-MWRD) dan dibangun sebagai jalan pengganti permanen yang dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.

Pembangunan ruas jalan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PT Kaltim Prima Coal (KPC) kepada pemerintah dan masyarakat Kutai Timur dalam menyediakan infrastruktur pengganti yang mendukung aksesibilitas kawasan.

Dengan panjang mencapai 18,6 kilometer, ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan Muara Wahau.

Gunakan Dua Metode Perkerasan

Dalam pelaksanaannya, WIKA membangun trase sepanjang 18,6 kilometer dengan dua tipe perkerasan.

Sebanyak 12,85 kilometer menggunakan rigid pavement, sedangkan 5,35 kilometer menggunakan metode Cakar Ayam Modifikasi.

Pembangunan juga mencakup Jembatan Kanguru sepanjang 40 meter dengan struktur PCI Girder serta 24 unit box culvert sebagai bagian dari struktur pendukung jalan.

Penggunaan metode konstruksi tersebut disesuaikan dengan kondisi lahan yang menjadi salah satu tantangan utama proyek.

Lokasi pembangunan berada di area rehabilitasi pascatambang dengan karakteristik tanah ekspansif yang membutuhkan penanganan khusus agar struktur jalan tetap stabil dan memiliki daya tahan yang baik.

Teknologi Disesuaikan Kondisi Lahan

Untuk mengantisipasi karakteristik tanah tersebut, WIKA menerapkan metode Cakar Ayam Modifikasi pada ruas sepanjang 5,35 kilometer.

Metode tersebut digunakan untuk membantu mendistribusikan beban lalu lintas secara lebih merata sekaligus mengantisipasi potensi penurunan tidak seragam pada tanah ekspansif.

Penerapan teknologi konstruksi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik jalan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi lingkungan dan karakteristik lahan.

Corporate Secretary WIKA Ngatemin mengatakan penyelesaian Jalan Pengganti Permanen Simpang Perdau–Tepian Langsat menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pembangunan Jalan Pengganti Permanen Simpang Perdau–Tepian Langsat menunjukkan bagaimana kompetensi dan pengalaman WIKA dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur dengan karakteristik lapangan yang spesifik,” ujar Ngatemin.

Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Kutai Timur.

Libatkan 350 Tenaga Kerja

Selama pembangunan, proyek melibatkan sekitar 350 tenaga kerja dengan capaian 1,5 juta jam kerja.

Aspek keselamatan dan kesehatan kerja menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek untuk memastikan seluruh pekerjaan berlangsung sesuai standar keselamatan yang ditetapkan.

Sebagai jalan pengganti permanen, ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat dirancang untuk memberikan manfaat sesuai masa layanan yang ditetapkan dalam desain.

Kehadiran jalan dengan kualitas dan kemantapan yang baik diharapkan meningkatkan kenyamanan sekaligus keandalan perjalanan bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Lebih dari sekadar jalur transportasi, keberadaan ruas tersebut diharapkan memperkuat hubungan antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di Kabupaten Kutai Timur.

Penyelesaian proyek RE-MWRD juga menjadi bagian dari keberlanjutan kerja sama WIKA dengan KPC dalam mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Bagi masyarakat, manfaat utama pembangunan jalan ini terletak pada tersedianya akses transportasi yang lebih andal sehingga mobilitas orang maupun distribusi barang dapat berlangsung lebih lancar.

Penulis: ASQINEWS

Editor: Redaksi ASQINEWS

Foto: Dok. WIKA/ANTARA

Sumber informasi: ANTARA/WIKA


Share:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy