ASQINEWS, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung mendorong hilirisasi kakao dari desa dengan menjadikan solar dryer sebagai pengungkit nilai tambah petani. Program ini ditegaskan Pemprov Lampung pada Kamis (09/10/2026) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing kakao asal Lampung.
Hilirisasi dimulai dari tingkat desa dengan penguatan pascapanen. Penggunaan solar dryer dinilai mampu menjaga kualitas fermentasi dan pengeringan biji kakao, sehingga menghasilkan kakao dengan standar mutu lebih tinggi dan harga jual lebih baik dibandingkan penjualan biji asalan.
Langkah ini diharapkan memutus rantai penjualan bahan mentah, mendorong petani mengolah hingga produk bernilai tambah, serta membuka peluang industri pengolahan kakao di daerah. Pemprov Lampung menilai sektor kakao memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Pemprov Lampung akan terus memperkuat pendampingan, sarana pengeringan, dan akses pasar bagi kelompok tani kakao agar hilirisasi berjalan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.
Sumber: Pemprov Lampung
Dok. Pemprov Lampung
Penulis: Redaksi ASQINEWS
ASQINEWS | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Layanan Publik Indonesia
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *