ASQINEWS.com, TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Dadaha, Senin 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan pengabdian.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan 81 tahun Indonesia merdeka harus menjadi momentum untuk terus menghadirkan kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.
Sebagai gambaran, sejumlah indikator makro Kota Tasikmalaya pada 2025 menunjukkan perkembangan positif. Indeks Pembangunan Manusia mencapai 76,59 poin, naik dari 76,03 pada tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata Jawa Barat. Rata-rata lama sekolah 9,64 tahun, harapan lama sekolah 13,51 tahun, usia harapan hidup 75,66 tahun, dan pengeluaran per kapita Rp11,8 juta per tahun.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,39 persen. PDRB mencapai Rp31,99 triliun dengan PDRB per kapita Rp42,13 juta. Inflasi dapat dikendalikan pada angka 2,67 persen. Kemiskinan ekstrem ditekan menjadi 0,46 persen, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,43 persen, dan Indeks Gini berada pada 0,355 poin.
Memasuki 2026, sejumlah program terus diperkuat mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, pelayanan publik, infrastruktur, hingga lingkungan.
Program Makan Bergizi Gratis telah didukung 141 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, menjangkau 246.212 penerima manfaat dengan melibatkan 5.528 relawan. Program Cek Kesehatan Gratis hingga Agustus 2026 telah melayani 282.491 jiwa atau 92,89 persen, melampaui target nasional.
Di bidang pendidikan, akses bagi masyarakat kurang mampu diperluas. Program Tasik Pintar melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 telah berjalan sejak Agustus 2025 dengan 62 siswa. Untuk tahun ajaran 2026/2027 disiapkan 60 siswa baru. Bantuan pendidikan juga diberikan kepada 422 siswa SD, 462 siswa SMP, dan 850 peserta didik TK dari keluarga kurang mampu. Melalui gerakan penanganan Anak Tidak Sekolah, sebanyak 2.800 anak berhasil kembali mengakses pendidikan.
Pada sektor ekonomi, program Tasik Pelak mendampingi 38 kelompok perikanan, 57 kelompok peternakan, dan 13 kelompok tani. Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan 30 kali sepanjang 2026. Penguatan ekonomi masyarakat juga dilakukan melalui pelatihan bagi 200 peserta di bidang makanan olahan, konveksi, bordir, batik, payung geulis, alas kaki, hingga pemanfaatan limbah tembakau. Kelembagaan ekonomi diperkuat melalui pembentukan badan hukum koperasi di 69 kelurahan. Sebanyak 64 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan dan 12 KDKMP telah terbangun.
Sektor pelayanan publik juga terus diperkuat. Upaya yang dilakukan meliputi Mal Pelayanan Publik, digitalisasi perizinan, SP4N-LAPOR, layanan darurat Gerak Cepat 112, serta inovasi i-PBB. Melalui i-PBB masyarakat dapat mengakses SPPT digital, mengecek tagihan dan riwayat pembayaran, hingga membayar PBB melalui QRIS dan virtual account.
Di bidang infrastruktur, pembangunan dan pemeliharaan terus dilakukan. Pemerintah Kota Tasikmalaya telah membangun 14 unit sarana air minum, 8 unit sarana air limbah untuk 90 rumah tangga, serta drainase lingkungan sepanjang 1.730 meter. Pemeliharaan jalan kota mencapai 18 kilometer, rekonstruksi jalan 1,5 kilometer, dan pembangunan serta peningkatan jalan lingkungan mencapai 25,43 kilometer. Di sektor perumahan, 27 unit rumah tidak layak huni telah direhabilitasi dan tersedia alokasi 827 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Melalui program Tasik Resik, pengelolaan lingkungan diarahkan secara berkelanjutan. Penanganan sampah ditargetkan mencapai 86.321,70 ton per tahun, didukung pembinaan 73 kelompok bank sampah, TPS3R, dan Program Kampung Iklim. Sebanyak 42 lokasi ruang terbuka hijau, taman, TPU, dan kawasan bukit juga dirawat secara berkala.
Berbagai capaian tersebut disebut sebagai hasil kerja bersama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, ulama, komunitas, media, dan seluruh warga Kota Tasikmalaya.
"Dengan semangat gotong royong dan persatuan, Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus melangkah maju dan mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur menuju Indonesia Emas 2045," ujar Wali Kota Viman.
(Redaksi ASQINEWS)
Sumber: Humas Kominfo Kota Tasikmalaya
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *