ASQI NEWS

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Percepatan Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Gempa NTT

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Percepatan Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Gempa NTT

Agt 23, 2026  ASQINEWS  37 views
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Percepatan Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Gempa NTT

ASQINEWS.com JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026) sore hingga malam. Sejumlah menteri dan pejabat terkait hadir membahas isu strategis nasional, khususnya percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan informasi resmi Sekretariat Kabinet RI, pada sesi terakhir rapat Presiden didampingi Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan. Dalam forum tersebut, Presiden menindaklanjuti sejumlah instruksi sebelumnya, termasuk terkait distribusi bantuan ke wilayah terdampak melalui jalur penerbangan udara.

Beberapa langkah konkret yang diputuskan dalam rapat tersebut antara lain penambahan 17 unit pesawat water bombing untuk memperkuat armada pemadaman karhutla di Kalimantan. Selain itu, pemerintah akan mengerahkan 1.500 personel beserta perlengkapan perorangan untuk mendukung operasi di lapangan.

Untuk pemadaman titik api bawah tanah atau ground fire, Presiden juga memerintahkan pengiriman 200 unit pompa dan pipa. Sementara di NTT, pembahasan difokuskan pada percepatan rekonstruksi dan penanganan warga terdampak gempa agar proses rehabilitasi dapat berjalan optimal.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas gerak cepat personel TNI-Polri yang telah bergerak di berbagai sektor dan wilayah terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir secara cepat dan terukur dalam menghadapi situasi darurat.

Rapat di Hambalang ini menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap dua wilayah yang menghadapi tantangan berbeda. Di Kalimantan, fokus utama adalah mempercepat pemadaman titik api dengan tambahan armada udara dan personel. Sementara di NTT, prioritas diarahkan pada pemulihan permukiman dan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.

Dengan koordinasi lintas kementerian dan dukungan TNI-Polri, pemerintah berupaya memastikan penanganan bencana berjalan terintegrasi, mulai dari tahap darurat hingga rekonstruksi.

Sumber: Sekretariat Kabinet RI/Setkab

Foto/Dok. Sekretariat Kabinet RI/Setkab 

Editor: Redaksi ASQINEWS


Share:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.