ASQI NEWS

Header
collapse
Home / Berita Terbaru / Riset BRIN Didorong Perkuat Pelayanan Publik, Presiden Soroti Inovasi Pengelolaan Sampah dan Material Ramah Lingkungan

Riset BRIN Didorong Perkuat Pelayanan Publik, Presiden Soroti Inovasi Pengelolaan Sampah dan Material Ramah Lingkungan

Agt 07, 2026  ASQINEWS  48 views

JAKARTA, ASQINEWS – Presiden Prabowo Subianto mendorong hasil riset dan inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak berhenti sebagai produk laboratorium, tetapi menjadi solusi nyata yang mampu memperkuat pelayanan publik dan menjawab berbagai persoalan masyarakat. Salah satu fokus yang mendapat perhatian Presiden adalah inovasi pengelolaan sampah, material bangunan ramah lingkungan, serta teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat menerima Kepala BRIN Arif Satria bersama jajaran periset di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan Presiden memberikan perhatian besar terhadap berbagai inovasi yang telah dikembangkan BRIN karena dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

"Alhamdulillah, Bapak Presiden sangat gembira dan berterima kasih kepada BRIN yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan," ujar Arif.

Menurut Arif, salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus ialah teknologi pengelolaan sampah yang telah dikembangkan BRIN. Teknologi tersebut dirancang dalam berbagai skala, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kawasan perkotaan.

Presiden memandang inovasi tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik di bidang kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata.

"Beliau sangat berkepentingan terhadap pentingnya kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, dan kota yang bersih. Hal itu sangat penting untuk menunjang pariwisata," kata Arif.

Selain pengelolaan sampah, Presiden juga menaruh perhatian terhadap inovasi material bangunan ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku.

BRIN telah mengembangkan teknologi genteng berbahan limbah kelapa sawit dan serabut kelapa yang memiliki bobot lebih ringan sekaligus ramah lingkungan. Produk tersebut saat ini tengah diuji coba bersama TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari pengembangan teknologi konstruksi nasional.

Tak hanya itu, BRIN juga mengembangkan teknologi rumah tahan gempa yang dapat dibangun dalam waktu sekitar 14 hari dan siap dihuni dalam kurun waktu sekitar satu bulan.

"Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembangunan hunian yang cepat, aman, dan efisien, terutama untuk mendukung penanganan kawasan terdampak bencana maupun kebutuhan perumahan masyarakat," kata Arif.

Dalam pertemuan tersebut Presiden juga menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi sepatu berbahan limbah kelapa sawit yang dikembangkan BRIN.

Menurut Arif, Presiden melihat inovasi tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong tumbuhnya industri rakyat berbasis riset sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

"Pak Presiden menyampaikan bahwa industri sepatu merupakan industri rakyat yang perlu terus dikembangkan," ujarnya.

Pengembangan berbagai inovasi tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan riset sebagai fondasi penyelesaian persoalan publik. Melalui hilirisasi hasil penelitian, teknologi diharapkan tidak hanya menghasilkan temuan ilmiah, tetapi juga mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat daya saing nasional, serta menghadirkan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pertemuan Presiden dengan para periset BRIN menjadi sinyal kuat bahwa riset nasional diarahkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tantangan ke depan bukan hanya menghasilkan inovasi, melainkan memastikan setiap hasil penelitian dapat diimplementasikan secara luas sehingga memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat. (Redaksi ASQINEWS)

Foto : BPMI Setpres


Share:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.