ASQI NEWS

Header
collapse
...
Home / İş Dünyası / PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia, Perkuat Sistem Ketenagalistrikan Nasional

PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia, Perkuat Sistem Ketenagalistrikan Nasional

Kas 04, 2026  ASQINEWS  12 görüntüleme
PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia, Perkuat Sistem Ketenagalistrikan Nasional

ASQINEWS.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Australia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperluas kerja sama di bidang transisi energi, pengembangan SDM, teknologi, serta pembiayaan dan investasi, Kamis 29 Oktober 2026 di Jakarta.

Penandatanganan dilakukan Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier.

Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan kemitraan ini membuka peluang bagi PLN untuk mengakses pengetahuan, teknologi, dan dukungan pembiayaan guna mempercepat transformasi dari penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi.

"Dukungan Pemerintah Australia memiliki arti penting bagi PLN, baik dalam pengembangan talenta, pertukaran pengetahuan dan teknologi, maupun penjajakan peluang pembiayaan. Kami berharap kemitraan ini terus berkembang untuk memperkuat kapabilitas PLN dalam menjawab tantangan transisi energi dan menyiapkan pemimpin masa depan di sektor ketenagalistrikan," ujar Didi.

Sebagai tindak lanjut MoU, PLN dan Pemerintah Australia mengembangkan program kolaborasi yang mencakup penguatan infrastruktur ketenagalistrikan dan pembiayaan strategis, pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas menghadapi risiko perubahan iklim, dan pengembangan SDM.

Dalam penguatan infrastruktur, kedua pihak menjajaki dukungan pembiayaan dari Export Finance Australia (EFA) untuk proyek Eastern Java & Bali Grid Strengthening guna meningkatkan keandalan jaringan dan pasokan listrik di Jawa Timur dan Bali melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur transmisi, gardu induk, serta jaringan distribusi.

Kolaborasi teknis juga membuka peluang pengembangan teknologi untuk memperkuat fleksibilitas sistem. PLN menjajaki kolaborasi dengan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) serta Department of Climate, Environment and Water, mencakup pengembangan fleksibilitas jaringan, Battery Energy Storage System (BESS), serta fleksibilitas operasi pembangkit.

Bersama Department of Foreign Affairs and Trade, PLN menjalankan program Capacity Building Skenario Iklim dan Ketahanan Sistem untuk meningkatkan kapasitas pengambilan keputusan berbasis skenario iklim.

Di bidang SDM, PLN bersama Pemerintah Australia melalui program Australia-Indonesia Climate and Sustainable Infrastructure Partnership (KINETIK) menyusun Three-Year Human Capital Development Roadmap periode 2027–2030 yang diselaraskan dengan target Net Zero Emissions 2060, prioritas RUPTL, serta prinsip Just Energy Transition.

"Penguatan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi dan kualitas SDM. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman internasional, kami ingin menyiapkan talenta PLN yang mampu mengelola sistem ketenagalistrikan masa depan," imbuh Didi.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier menyambut positif penguatan kemitraan tersebut.

"Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transisi energi Indonesia dan memahami bahwa PLN akan memainkan peran sentral dalam elektrifikasi tersebut. Kemitraan ini juga bersifat timbal balik," ungkap Brazier.

 

Sumber berita: ANTARA 

Penulis: Redaksi ASQINEWS

ASQINEWS.com | Indonesia Lebih Melayani | Mengawal Kualitas Pelayanan Unggul Indonesia


Paylaş:

Bir yorum bırakın

E-posta adresiniz yayınlanmayacaktır. Gerekli alanlar * ile işaretlenmiştir

Bu sitedeki deneyiminiz çerezlere izin vererek iyileştirilecektir.